Masjid Jogokariyan: Laboratorium Ekonomi Syariah yang Membumi
- Administrator
- Senin, 02 Maret 2026 06:39
- 10 Lihat
- Sorotan
Masjid Jogokariyan, sebuah masjid kecil di Yogyakarta, telah menjadi inspirasi bagi pengembangan ekonomi syariah di Indonesia. Almarhum Muhammad Jazir ASP, pendiri masjid ini, telah membuktikan bahwa ekonomi syariah bukan hanya sekadar teori, tapi dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan pengelolaan keuangan yang transparan dan amanah, Masjid Jogokariyan telah menjadi contoh bagi masyarakat sekitar. Laporan keuangan masjid yang disampaikan secara terbuka kepada jamaah telah meningkatkan kepercayaan dan partisipasi umat.
Selain itu, almarhum juga mengembangkan berbagai program pemberdayaan ekonomi berbasis masjid, seperti ATM beras bagi warga kurang mampu, bazar dan pasar Ramadhan, serta usaha katering komunitas.
Pengelolaan Masjid Jogokariyan yang inovatif ini telah diakui oleh Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) DIY, yang menganugerahkan penghargaan kepada almarhum sebagai Sang Inovator dan Konseptor Manajemen Masjid.
"Penghargaan ini bukan sekadar simbol, tapi pengakuan atas dedikasi dan integritas beliau dalam menghadirkan model ekonomi syariah yang membumi," kata Ketua Umum MES DIY, Edy Suandi Hamid, dalam keterangannya.
Masjid Jogokariyan memang telah menjadi laboratorium peradaban, tempat di mana nilai-nilai Islam diuji coba dan diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Dan, almarhum Muhammad Jazir ASP telah menjadi inspirasi bagi kita semua untuk mengembangkan ekonomi syariah yang lebih baik.
Foto: Pengurus Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) DIY bersama perwakilan Bank Indonesia DIY dan keluarga almarhum Muhammad Jazir ASP usai penganugerahan penghargaan di Kantor Perwakilan BI DIY, Yogyakarta, Jumat (27/02/2026). (Foto: MES DIY)